Minggu, 26 Juli 2015

The real Hongkong

Benar-benar salah tujuan. Ternyata kami kurang menyukai hingar bingar Hongkong. Kota negara ini memang surga bagi para pembelanj Kami akhirnya memilih menikmati Hongkong antara lain dengan menaiki tram. Tram hanya ada di P. Hongkong saja. Dengan HKD 3 atau berapa , kami menikmati Hongkong yang sebenarnya dari atas tram. Tram yang berjalan relatif lambat, murah, menyusuri daerah yang bukan destinasi turis. Di dalam tram, angin berhembus sepoi. Jalannya yang lambat membuat Hongkong terlihat berbeda. Inilah wajah Hongkong yang sebenarnya, apa adanya, yang bukan untuk konsumsi turis. Tentu saja kami juga melihat kemajuan Hongkong yang begitu pesat. Dari yang tadinya tidak ada sekarang sudah berubah menjadi berbeda, di sekitar Avenue of Stars.

Tidak ada komentar: